adpolkiyu74sd 23/02/2021

www.bluegrass-museum.orgDapatkan Karir yang Cemerlang dengan Memahami Jalur Karir. Tentu saja, ketika kita memulai karir kita, kita menantikan perkembangan profesional di perusahaan tempat kita bekerja. Jalur pengembangan karir semacam ini disebut jalur karir yang sangat penting, tidak hanya bagi karyawan, tetapi juga!

Adanya pengembangan karir merupakan salah satu faktor yang menentukan apakah seorang karyawan akan bertahan di perusahaan.

Oleh karena itu, dalam perusahaan pengembangan karir karyawan menjadi sangat penting. Jika perusahaan dapat mengembangkan model karir yang tepat bagi karyawannya, maka orang tersebut akan menjadi potensinya sendiri.

Selain itu, bagi karyawan, memiliki jalur pengembangan karir yang jelas akan membuat mereka semakin bersemangat dan melakukan yang terbaik dalam bekerja.

Karena jika mereka berhasil memenuhi harapannya, maka mereka akan memiliki kesempatan untuk maju sesuai dengan jenjang karir yang telah disepakati.

Oleh karena itu, perlu adanya transparansi dalam menetapkan jenjang karir untuk mempertahankan calon karyawan di perusahaan.

Mengingat pentingnya jalur karier di perusahaan, artikel ini akan membahas hal ini untuk memastikan bermanfaat bagi pengembangan karier Anda! Sekarang, mari kita lihat poin utamanya!

Sangat baik untuk memahami jalur karir setiap karyawan

Pengembangan karir karyawan perusahaan sangatlah penting, yang merupakan salah satu faktor utama yang mendorong karyawan untuk memiliki motivasi kerja. Tentunya jalur pengembangan karir yang lebih jelas akan memungkinkan karyawan untuk lebih memahami bagaimana perusahaan mengevaluasi kinerjanya dalam kurun waktu tertentu. Sayangnya, para pelaksana software akuntansi sendiri menyadari bahwa beberapa perusahaan di Indonesia masih cenderung mengabaikan pentingnya pengembangan jenjang karir bagi karyawannya.

Dalam prakteknya, tidak ada lagi mekanisme yang transparan untuk pengembangan karir, sehingga semakin banyak pegawai yang dimutasi, namun tidak berdasarkan jenjang karir yang tidak sesuai dengan kesepakatan. Di sisi lain, karyawan hanya perlu mengikuti white paper dan mengikuti perintah direksi dan pimpinan yang bertanggung jawab. Padahal, jalur pengembangan karir yang dilakukan secara internal dan pada tahapan tersebut dapat semakin mengoptimalkan talenta muda yang sebelumnya hadir di perusahaan.

Baca Juga: Alasan terbaik untuk menuntut pendidikan di Jerman

Misalnya, jika seorang karyawan telah mengikuti rencana pengembangan manajemen sejak awal, jalur karier yang biasanya harus dilaluinya akan lebih mempersiapkannya untuk memasuki manajemen internal perusahaan. Namun, jika Anda langsung melamar suatu posisi di masa lalu, pekerjaannya akan meningkat sesuai dengan aliran jabatan tersebut. Misalnya, jika sejak awal ia telah melamar sebagai penulis junior (junior writer) di perusahaan media digital, ia masih memiliki kesempatan untuk dipromosikan menjadi penulis senior, editor junior, editor senior, dan direktur editorial.

1. Lebih memahami jalur karier setiap karyawan.

Jenjang karir didefinisikan sebagai rangkaian posisi yang harus dilalui setiap karyawan untuk mencapai level yang lebih tinggi dari posisi tertentu di perusahaan. Biasanya jalur karir ini disusun berdasarkan profil kemampuan kerja yang harus dimiliki seseorang untuk memegang jabatan tertentu.

Jalur pengembangan karir yang diharapkan karyawan biasanya vertikal dan dari bawah ke atas. Misalnya, fresh graduate mulai bekerja pada usia 21 tahun, kemudian mengikuti peraturan perusahaan dan berbagai persyaratan kemampuan. Hanya dengan cara ini mereka dapat dipromosikan di puncak perusahaan serta penyesuaian gaji dan pensiun.

2. Diskusikan rencana karir dan jalur karir secara lebih terbuka.

Pada dasarnya pengembangan karir karyawan bukanlah tanggung jawab perusahaan atau atasan, tetapi menjadi tanggung jawab karyawan itu sendiri. Karena jalur karir yang masih ada di perusahaan yang akan diperolehnya masih bergantung pada kemampuan karyawan itu sendiri. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda dan karyawan terkait untuk selalu berdiskusi lebih terbuka tentang rencana karir yang dibutuhkan dan jalur karir yang ada saat ini.

Setidaknya Anda bisa menginformasikan kepada karyawan tentang berbagai kemungkinan pengembangan karir perusahaan yang ada. Biarkan karyawan mempertimbangkan pilihan mereka untuk mencoba terus berkembang di perusahaan. Pertimbangkan juga bagaimana karyawan memandang perkembangan karir mereka di perusahaan.

3. Manfaat pengembangan karir bagi perusahaan dan karyawan.

Seperti yang sudah dijelaskan sejak awal artikel ini, pengembangan karir dapat membuat karyawan semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja. Melalui pengembangan berkelanjutan, itu sama dengan peningkatan diri berkelanjutan. Melalui perbaikan ini, karyawan akan lebih mengenal passion mereka. Bagi perusahaan, menggambar peta karyawan berdasarkan kemampuannya masing-masing menjadi lebih mudah.

Karyawan yang dapat mengembangkan karirnya dengan lebih baik akan secara otomatis menjalin kontak langsung dengan karyawan baru pada level yang sama di perusahaan lain. Oleh karena itu, mereka dapat saling bertukar pendapat atau berdiskusi untuk mengembangkan kerjasama dalam bisnis perusahaan. Rencana pengembangan karir karyawan memiliki dampak jangka panjang dalam meningkatkan efisiensi kerja perusahaan.

4. Mengurangi biaya pelatihan sumber daya manusia.

Dengan mengembangkan karir karyawan, tentunya kualitas akan meningkat. Tentunya, pertumbuhan tersebut dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan. Karena setiap karyawan yang mendapatkan training dan mengikuti semua seminar dan workshop akan mendapatkan banyak ilmu baru. Pengetahuan ini harus diterapkan untuk perusahaan.

Implementasi ini bisa dilakukan oleh fasilitator internal perusahaan sehingga lebih efektif. Bayangkan saja, jika perusahaan Anda mengirimkan dua karyawan terbaik dan mengajari mereka kepada semua karyawan lainnya, maka tentunya akan mampu menekan biaya pengembangan sumber daya manusia dengan lebih efektif, bukan?

5. Suasana kerja lebih sehat dari sebelumnya.

Para karyawan yang memiliki kesempatan untuk memajukan jenjang karir mereka akan menganggap ini sebagai semacam jaminan kesejahteraan yang akan diberikan perusahaan kepada mereka. Jika semua orang di perusahaan Anda puas, suasana kerja akan lebih sehat dan lebih menyenangkan. Hal tersebut tentunya akan memudahkan perusahaan dalam mewujudkan visi dan misi yang ada.

Manajemen jalur pengembangan karir yang baik juga berguna untuk mempengaruhi kelancaran operasional perusahaan, karena posisi yang tersedia juga dapat diisi oleh karyawan dengan kemampuan terbaik dan paling sesuai. Oleh karena itu, pengembangan profesional juga harus dilakukan secara rutin. Dalam hal pengembangan jalur karir bagi karyawan, perusahaan tentunya membutuhkan lebih banyak lagi sumber daya manajemen database sumber daya manusia terbesar. Dengan menggunakan software HR dan Payroll, perusahaan akan dapat mengotomatiskan banyak hal, mulai dari proses direktori karyawan hingga promosi, dan transfer karyawan lebih cepat dan tepat. Selain itu, layanan sumber daya manusia dan software penggajian juga memudahkan perusahaan untuk mengevaluasi dan memperpanjang kontrak kerja.

Diskusikan rencana jenjang karir secara transparan

Hal penting berikutnya tentang jenjang karir adalah perusahaan harus melakukan diskusi yang transparan.

Adanya pengembangan karir karyawan pada dasarnya bukan menjadi tanggung jawab perusahaan atau atasan, tetapi menjadi tanggung jawab karyawan itu sendiri.

Pasalnya, jalur pengembangan karir perusahaan yang akan didapatnya bergantung pada kemampuan karyawan itu sendiri.

Oleh karena itu, sangat penting bagi perusahaan dan karyawan terkait untuk berdiskusi secara terbuka guna membahas rencana karir yang dibutuhkan dan jenjang karir yang tersedia.

Perusahaan dapat menginformasikan karyawan tentang kemungkinan pengembangan karir di perusahaan. Mintalah karyawan untuk mempertimbangkan pilihannya dalam perkembangan perusahaan.

Selain itu, perusahaan juga harus dapat memperhatikan bagaimana karyawan memandang perkembangan karirnya di perusahaan. Dengan adanya transparansi, proses pengembangan karir akan berjalan dengan lancar dan menguntungkan kedua belah pihak.

Manfaat jalur karir

Di awal artikel ini, ada yang mengemukakan bahwa memiliki jalur karir yang jelas dan terstruktur akan membuat karyawan lebih termotivasi untuk meningkatkan kinerja. Inilah salah satu manfaat pengembangan profesional.

Selain itu, peningkatan kinerja berarti karyawan akan bekerja sesuai dengan semangatnya. Karena mereka sudah menyukai pekerjaannya. Dengan begitu, perusahaan akan lebih mudah memetakan karyawannya berdasarkan kemampuannya.

Adanya pemetaan semacam ini selain untuk memahami kapabilitas karyawan juga akan berdampak jangka panjang. Terutama untuk efektivitas dan efisiensi kinerja perusahaan.

Adanya perencanaan karir akan menekan biaya sumber daya manusia

Perencanaan sumber daya manusia di suatu perusahaan sangat penting dan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Jika perencanaan perusahaan tidak tepat maka akan sulit bagi perusahaan untuk berkembang dan bersaing dengan kompetitor. Oleh karena itu, perencanaan sumber daya manusia merupakan elemen yang sangat penting bagi perusahaan untuk menjaga keunggulan kompetitifnya dan mengurangi pergantian karyawan.

Dalam rencana sumber daya manusia, tidak hanya memperhatikan posisi-posisi kosong yang akan diisi, tetapi juga mencakup detail masalah teknis terkait karyawan. Oleh karena itu, perencanaan sumber daya manusia juga harus fokus pada pengembangan keterampilan karyawan yang ada melalui program pelatihan interaktif agar karyawan memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi di masa depan.

Lantas, apa saja langkah-langkah untuk mengembangkan strategi perencanaan sumber daya manusia? Lebih lanjut tentang ini akan dibahas di bawah.

Definisi, tujuan dan keuntungan perencanaan sumber daya manusia

Perencanaan sumber daya manusia merupakan rencana sistematis yang dapat memprediksi kebutuhan (tuntutan) masa depan dan ketersediaan karyawan baik dari segi jumlah maupun jenis, sehingga departemen sumber daya manusia dapat merencanakan secara tepat pelaksanaan rekrutmen, seleksi, pelatihan dan kegiatan lainnya.

Oleh karena itu, secara umum perencanaan sumber daya manusia merupakan proses menjamin kelangsungan pekerja dengan keterampilan, kemampuan dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Tujuan dari perencanaan sumber daya manusia adalah untuk memastikan kesesuaian antara tenaga kerja dan pekerjaan dalam kuantitas dan kualitas yang dibutuhkan. Proses ini didasarkan pada hubungan permintaan dan penawaran dalam sumber daya manusia perusahaan.

Bagi perusahaan yang menerapkan rencana sumber daya manusia, ada beberapa keuntungan:

  • Diharapkan di masa mendatang akan dibutuhkan tenaga kerja dengan berbagai kualifikasi.
  • Tim sumber daya manusia dapat mengambil inisiatif untuk mencari kandidat yang cocok.
  • Untuk mengoptimalkan visi dan misi perusahaan.
  • Dapat memberikan hasil yang terbaik untuk perusahaan.

Proses Perencanaan Sumber Daya Manusia

Daftar tenaga kerja saat ini

Langkah pertama yang dapat dilakukan dalam perencanaan sumber daya manusia adalah dengan mencatat ketersediaan sumber daya manusia yang ada di perusahaan. Dimulai dengan jumlah, kemampuan dan kemampuan pekerja, latar belakang pendidikan, dan potensinya. Dari data tersebut, tim HR dapat menemukan rencana SDM yang paling sesuai untuk perusahaan.

Baca Juga: 5 Alasan Drama Korea Tidak Boleh Diremehkan

Perkirakan kebutuhan sumber daya manusia perusahaan di masa depan

Setelah mengumpulkan data sumber daya manusia yang ada, langkah selanjutnya adalah memperkirakan tenaga kerja yang dibutuhkan di masa depan. Dalam langkah ini, berbagai variabel sumber daya manusia perlu diperhatikan, seperti pengurangan sumber daya manusia, lowongan kerja, promosi, mutasi karyawan, dll. Permintaan diperkirakan untuk mengetahui SDM seperti apa yang dibutuhkan perusahaan (ditingkatkan kuantitas atau kualitasnya), dan ketersediaan diperkirakan untuk menentukan SDM mana yang membutuhkan pekerjaan dan persiapan untuk rekrutmen. Tentunya, estimasi sumber daya manusia yang dibutuhkan saat ini juga memperhitungkan status sumber daya manusia perusahaan saat ini.

Strategi dan implementasi pencarian sumber daya manusia

Setelah memahami kekurangan dalam mengevaluasi kebutuhan sumber daya manusia, sumber daya manusia dapat merumuskan strategi berdasarkan perkiraan kebutuhan sumber daya manusia. Strategi yang dirumuskan tidak diragukan lagi dapat mengatasi kekurangan sumber daya manusia perusahaan. Sumber daya manusia dapat melakukan relokasi, rekrutmen, outsourcing, pelatihan, dan manajemen sumber daya manusia untuk mengubah kebijakan yang terkait dengan sumber daya manusia. Perusahaan juga dapat menggunakan layanan konsultasi untuk meminimalkan reaksi negatif, terutama pada masalah hukum dan hukum.

Evaluasi dan pemantauan

Ketika sebuah perusahaan telah menyusun rencana sumber daya manusia yang baik dan melaksanakannya dengan sebaik-baiknya, langkah selanjutnya adalah mengevaluasi dan memantau sumber daya manusianya. Anda dapat mengevaluasi strategi yang diterapkan secara berkala. Proses terakhir akan menggambarkan dengan jelas bagaimana sumber daya manusia bekerja dan mencapai tujuan perusahaan. Jika nanti Anda menemukan perbedaan, Anda dapat mengoreksi atau mengubah perbedaan tersebut.

Lingkungan kerja yang lebih sehat

Para karyawan yang memiliki kesempatan untuk memajukan jenjang karirnya akan menganggap hal ini sebagai bentuk perlindungan kesejahteraan yang diberikan oleh perusahaan.

Jika semua orang di perusahaan merasa puas, suasana kerja akan lebih sehat dan menyenangkan. Hal ini akan memudahkan perusahaan dalam mencapai visi, misi dan tujuannya.

Pengelolaan jalur pengembangan karir yang baik juga akan berpengaruh pada kelancaran usaha, karena posisi yang tersedia dapat diisi oleh karyawan dengan kemampuan terbaik dan paling sesuai.

Oleh karena itu, pengembangan profesional perlu dilakukan secara rutin. Dengan demikian, prosedur kerja masing-masing perusahaan dapat berjalan dan dilaksanakan dengan baik.

Hal-hal yang harus dihindari di jalur karier

Penting untuk memiliki pengembangan karier, tetapi ingatlah bahwa ada hal-hal yang tidak dapat Anda lakukan, lho!

Pasalnya, ada beberapa masalah yang perlu dihindari secara khusus, agar tidak berdampak negatif pada perencanaan karier Anda. Untuk lebih jelasnya simak poin-poin berikut ini!

Jaminan atau janji kepada karyawan

Sebagai pemimpin perusahaan, sebisa mungkin hindari janji atau jaminan kepada karyawan, dan mereka akan mendapatkan pengembangan karir tertentu. Perusahaan hanya dapat berjanji untuk membantu mereka mengembangkan karier.

Namun demikian, pertumbuhan perusahaan, kondisi ekonomi, prioritas dan tujuan organisasi akan sangat mempengaruhi jalur karir, promosi dan tujuan karyawan. Oleh karena itu, ini bukan jaminan atau janji, melainkan pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan sendiri.

Bos bertanggung jawab atas rencana karier

Pengembangan karir adalah tanggung jawab semua orang, bukan tanggung jawab perusahaan atau atasan. Ini tidak akan menjadi beban etika bagi pemimpin organisasi untuk menetapkan rencana profesional.

Bagi perusahaan, cukup menjadi fasilitator jalur karier tim perencana.

Selain itu, juga dapat memberikan informasi tentang pilihan jalur karir, memberikan kesempatan kepada karyawan, dan mendorong karyawan untuk mengembangkan dan mengembangkan karir dan keterampilannya.

Investasi waktu dan sumber daya yang berlebihan

Sekalipun perusahaan telah berjanji untuk membantu pengembangan karir karyawan, ini tidak berarti menghabiskan sumber daya dan waktu untuk karyawan.

Perusahaan (tim pengembangan sumber daya manusia (HRD) dalam hal ini) juga memiliki keterbatasan waktu karena karyawan lain masih memiliki tanggung jawab dan peran.

Kecuali jika karyawan sudah memahami jenis pelatihan yang cocok untuk mereka, merupakan tanggung jawab pribadi karyawan untuk menemukan dan menentukan jenis pelatihan yang dibutuhkan.

Pengembangan sumber daya manusia dapat memandu karyawan dalam perencanaan karier, tetapi tidak dapat memandu pekerjaan mereka. Tidak perlu mengambil tanggung jawab mencari kursus pelatihan untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka.

Tim pengembangan sumber daya manusia memberikan kemudahan bagi karyawan untuk melakukan eksplorasi diri dan menekankan bahwa rencana pengembangan karir adalah tanggung jawab setiap orang.

Tentunya dalam hal pengembangan jenjang karir bagi karyawan, perusahaan membutuhkan manajemen database sumber daya manusia yang terbaik.

Misalnya memantau aktivitas karyawan agar cuti dan lembur dapat ditangani dengan lebih efektif.

Selain itu, data karyawan perusahaan akan disimpan dengan aman di perangkat lunak berbasis cloud. Apa yang kamu tunggu? Yuk, coba demonya dan rasakan sendiri manfaatnya!